#karantinantb
Kayangan — Karantina NTB melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Kayangan memperkuat pengawasan terhadap pengiriman beras BULOG tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Januari hingga April 2026, data Best Trust mencatat sebanyak 2.730 ton beras telah melintas dari NTB menuju NTT.
Petugas karantina melakukan pengawasan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan administrasi, fisik, hingga pengambilan sampel secara acak (random sampling). Langkah ini bertujuan memastikan beras yang dikirim memenuhi standar kesehatan dan kelayakan pangan sebelum berangkat ke wilayah tujuan.
I Made Yogi menjelaskan bahwa petugas menguji sampel yang telah diambil di laboratorium karantina. "Kami melakukan pengujian untuk memastikan tidak ada hama gudang maupun kontaminan lainnya, sehingga beras tetap aman dan layak konsumsi," ujar Yogi.
Yogi menambahkan bahwa pengiriman beras BULOG dari NTB ke NTT berlangsung secara bertahap dan rutin guna menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah tujuan.
Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani, menegaskan bahwa penguatan pengawasan merupakan wujud komitmen Karantina NTB dalam mendukung kelancaran distribusi pangan antardaerah.
"Kami menjamin seluruh komoditas telah melalui prosedur karantina sesuai standar. Hal ini menjadi upaya perlindungan wilayah tujuan sekaligus memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat," tegas Ina.
#laporkarantina #karantinaindonesia #berkarib