#karantinantb

Lembar - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat (Karantina NTB) sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi perkarantinaan secara daring pada Rabu (10/6). Langkah strategis ini dilakukan dalam upaya memperkuat sinergi pengawasan serta perlindungan sumber daya alam di wilayah Nusa Tenggara Barat. Mengusung tema "Lapor Karantina: Langkah Bersama Lindungi Negeri dan Wujudkan Keamanan Pangan", acara virtual tersebut dihadiri oleh 75 peserta dari kalangan pengguna jasa.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA melalui ruang virtual Zoom Meeting ini diarahkan langsung oleh Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani. Dalam pembukanya, Ina menekankan bahwa kepatuhan pengguna jasa dalam melaporkan setiap lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan bukan sekadar pemenuhan syarat administratif semata.

Pelaporan karantina merupakan pilar krusial untuk memitigasi risiko penyebaran hama penyakit di lapangan. Selain itu, tindakan ini sekaligus menjamin standar keamanan pangan secara nasional demi ketersediaan pangan yang sehat bagi masyarakat luas. Melalui pengawasan yang ketat, perlindungan terhadap sumber daya hayati wilayah dapat berjalan optimal.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber utama yang membedah prosedur dan kebijakan dari masing-masing bidang teknis. Pemaparan materi disampaikan oleh Amirullah (Ketua Tim Kerja Karantina Hewan), Erniwati (Ketua Tim Kerja Karantina Ikan), Syarron Hudiwaku (Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan), dan Samsudin (Ketua Tim Penegakan Hukum).

Diskusi panel yang dipandu oleh moderator Lalu Medy Iswan Hady berlangsung interaktif dengan para pelaku usaha. Penjelasan dari aspek penegakan hukum turut menegaskan komitmen kuat bahwa Karantina NTB bertindak tegas dalam mengawal kelayakan serta keamanan setiap komoditas yang dilalulintaskan melalui pintu-pintu pemasukan dan pengeluaran.

Melalui sosialisasi ini, Karantina NTB berharap tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan perkarantinaan terus meningkat. Sinergi yang solid antara pemerintah dan pengguna jasa menjadi kunci utama dalam melindungi keanekaragaman hayati Indonesia serta mewujudkan sistem ketahanan pangan yang tangguh di wilayah.

#PelindunganMaksimalPelayananOptimal